Korem 044/Gapo Dukung Penguatan Koordinasi Penanganan Konflik Gajah di Sumsel

Penrem 044/Gapo
Penrem 044/Gapo
3 menit baca 0 komentar

Bagikan artikel ini:

Kasrem 044/Garuda Dempo, Kolonel Inf Andi Gus Wulandari, menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan Konflik Manusia dan Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (13/10/2026).

Kasrem 044/Garuda Dempo, Kolonel Inf Andi Gus Wulandari, menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan Konflik Manusia dan Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi lintas instansi dalam merumuskan langkah penanganan konflik manusia dan Gajah Sumatera, khususnya di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS).  Upaya tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2026 tentang Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah Sumatera dan Gajah Kalimantan, yang menekankan pentingnya perlindungan habitat, penanganan konflik manusia dan gajah, edukasi masyarakat, serta penguatan koordinasi lintas sektor. Kebijakan ini bertujuan memastikan penyelamatan populasi gajah dan habitatnya dilaksanakan secara sistematis, terpadu, dan berkelanjutan. 

Pembahasan difokuskan pada penguatan Satgas dan posko bersama, pemantauan pergerakan gajah, penyiapan areal untuk lokasi penggiringan sementara, serta rencana translokasi kelompok Gajah Meisida ke Suaka Margasatwa Gunung Raya. Selain itu, dibahas juga upaya perlindungan masyarakat terdampak, peningkatan kapasitas petugas, dan pembagian peran setiap instansi dalam pelaksanaan mitigasi konflik.

Kehadiran Kasrem 044/Gapo merupakan wujud dukungan TNI Angkatan Darat dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk menangani konflik manusia dan Gajah Sumatera. Keterlibatan TNI memiliki nilai strategis, terutama dalam mendukung kesiapsiagaan kewilayahan, memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan, serta mendorong langkah penanganan yang terintegrasi di wilayah terdampak.

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pihak diharapkan dapat menyelaraskan langkah operasional, mengidentifikasi kebutuhan dukungan, serta merumuskan tindak lanjut yang terintegrasi dalam penanganan konflik manusia dan Gajah Sumatera. Sinergi lintas instansi yang didukung koordinasi berkelanjutan dan pelaksanaan mitigasi yang tepat menjadi kunci untuk mengurangi risiko konflik, melindungi keselamatan masyarakat, serta menjaga kelestarian Gajah Sumatera dan habitatnya. Upaya bersama ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan living harmony, yaitu kehidupan yang harmonis antara manusia dan satwa liar di Sumatera Selatan.

Penrem 044/Gapo

Penulis

Penrem 044/Gapo

Tim Redaksi CMS-Infolahtad — meliput kegiatan, operasi, dan pembinaan teritorial satuan.

Komentar (0)

Komentar dimoderasi sebelum tampil.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.